• (021) 4759164
  • humas@perguruandiponegoro.sch.id
  • Jl. Sunan Giri No. 5, RT.8/RW.15, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Jakarta Timur, DKI Jakarta,13220
  • Berita

    TRIP OBSERVASI KE-12 SMP DIPONEGORO 1

    Cinta NKRI bukanlah slogan yang hanya ditulis di spanduk pinggir jalan. Cinta NKRI perlu sebuah gerakan nyata. Sehubungan dengan itu maka setiap tahun SMP DIPONEGORO 1  mengadakan Trip Observasi (TO). Selain bertujuan untuk lebih mengenalkan kehidupan di desa dan menumbuhkan rasa cinta terhadap NKRI, TO bertujuan pula untuk menumbuhkan rasa berani, percaya diri, kerjasama, peduli terhadap sesama dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT . Kali ini TO dilaksanakan di koridor gunung Salak dan gunung Halimun, tepatnya di kampung Sukagalih, desa Cipeteuy, kecamatan Kabandungan , Sukabumi pada tgl 27 – 29 Agustus 2018. TO pertama kali diadakan pada tahun 2007 sehingga tahun ini adalah TO ke 12. TO hanya untuk kls 7. Kls 8 dan 9 mempunyai kegiatan lain yaitu PDLS di waktu yang berbeda. Mengapa tidak diadakan bersamaan? Tujuannya adalah agar setiap tahun para siswa mempunyai pengalaman yang berbeda dan setiap kegiatan lebih kondusif dan dapat ditangani dengan baik.

    Trip Observasi adalah kegiatan tinggal bersama penduduk desa. Kemudian anak-anak mengamati pekerjaan orang tua asuh mereka dan sekaligus mewawancarainya. Anak-anak dibagi menjadi 8 kelompok sehingga mereka menempati 8 rumah penduduk. Karena tahun ini yang menjadi ketua kegiatan adalah pak Kiki, guru matematika, maka nama kelompok disesuaikan dgn pelajarannya yaitu: lingkaran, segitiga, persegi, persegi panjang, jajar genjang , layang-layang, belah ketupat dan trapesium. Kreatif kan?

    Hari pertama diadakan apel pembukaan. Serah terima secara simbolik murid kepada orang tua asuh dan diakhiri dengan penandatanganan prasasti renovasi balai pertemuan oleh ketua Yayasan Bapak Ir. H. Imam Parikesit. Renovasi ini merupakan bantuan WOTK kelas 7 yang ikut hadir menyaksikan. Setelah makan siang dan sholat, anak-anak mencari jejak dengan cara memecahkan sandi kotak. Setelah itu diadakan penelitian, observasi dan sekaligus mewawancarai pekerjaan orang tua asuh, yaitu: cara berternak kambing, pelestarian air sungai, listrik tenaga mikro hidro, arisan padi, usaha pelestarian hutan, pengolahan air bersih, budidaya ikan nila dan bercocok tanam cabe. Malam hari diadakan kegiatan api unggun dan pensi dari setiap grup. Ada yg menampilkan drama, tarian dan permainan gitar klasik. Udarapun tidak terasa dingin karena ada api unggun yang menyala terus.

    Hari kedua diawali dengan senam pagi. Setelah sarapan, anak-anak mengadakan beberapa permainan, penjelajahan menyusuri lereng gunung, memacul sawah, menanam padi, menanam bibit cabe, games permainan air di kali dan diakhiri dengan kegiatan turun ke sungai dan menangkap ikan. Acara ini benar-benar seru dan anak-anak semangat mengikutinya. Bahkan beberapa anak yang awalnya kurang sehat jadi sehat wal afiat dan mengikuti semua kegiatan dengan antusias dan gembira. Malam hari diadakan presentasi hasil penelitian dan observasi yang dilakukan satu hari sebelumnya. Selain presentasi, anak-anak juga harus membuat display, alat bantu dari presentasinya dalam bentuk poster. Ada yang berbentuk gambar biasa, gambar 3 dimensi bahkan ada yang berbentuk buku cerita besar. Salut untuk anak-anak yang dapat mempresentasikan hasil pengamatannya dan sekaligus membuat display sesuai tema pengamatan mereka. Good job.

    Hari ketiga adalah hari terakhir. Setelah sarapan, kegiatan dilanjutkan dengan Military Game. Anak-anak bahu membahu membawa lilin yg menyala menuju suatu tempat yg ada talinya. Mereka harus memutus tali itu dengan nyala lilin. Tapi itu tidak mudah. Karena menuju tempat itu, para guru dan OSIS yang berada di tepi siap melempari lilin dengan plastik yang berisi air. Kegiatan ini memerlukan kerja sama dan taktik. Anak-anak terlihat antusias melindungi lilin agar tetap menyala, meskipun tubuh mereka basah terkena lemparan air yang ada di plastik. Pada akhirnya , ada satu anak yang berjalan sendiri dan lolos dari pengamatan guru berhasil mencapai tujuan dan memutuskan tali sehingga terbentanglah spanduk dengan tulisan Trip Observasi 12 SMP DIPONEGORO 1 Jakarta. Selesai acara Military Games dilanjutkan dengan mandi, packing, apel penutupan dan sholat. Saat apel penutupan disebutkan beberapa pemenang dengan kategori: peserta terbaik, regu terbaik, kakak OSIS terbaik, penampil PENSI terbaik, penyaji presentasi terbaik, penyaji display terbaik, muazin terbaik, kultum terbaik, dan guru pendamping terbaik.

    Selama TO, anak-anak tetap melaksanakan kegiatan keagamaan seperti sholat berjamaah yang dilakukan di masjid yang letaknya persis di depan rumah posko panitia. Sebelum sholat diawali dengan azan dan qomat yang dilakukan murid. Bangga dan terharu rasanya mendengar kumandang suara azan yang dilantunkan oleh murid-murid SMP DIPONEGORO 1 di daerah pegunungan. Khusus untuk sholat maghrib dan subuh diadakan dzikir dan kultum yang disampaikan oleh murid secara bergantian dari masing-masing kelompok.

    Leave a comment

    This website uses cookies and asks your personal data to enhance your browsing experience.