• (021) 4759164
  • humas@perguruandiponegoro.sch.id
  • Jl. Sunan Giri No. 5, RT.8/RW.15, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Jakarta Timur, DKI Jakarta,13220
  • Berita

    TRIP OBSERVASI KE-13 2019 SMP DIPONEGORO 1

    Tanggal 8 – 10 Oktober 2019. kls 7 SMP Diponegoro 1 mengadakan kegiatan Trip Observasi di desa Sumurugul, kecamatan Wanayasa , Purwakarta. Kegiatan ini memang hanya utk kls 7 karena tiap angkatan mempunyai kegiatan keluar yg berbeda.

    Awalnya sempat akan menunda kegiatan ini mengingat di Purwakarta msh musim kemarau . Banyak rumah yg tidak ada air. Sehingga akan menyulitkan siswa jika mandi. Bahkan bbrp kali dan sungai terlihat kering kerontang.
    Karena Purwakarta banyak tempat (desa) yg biasa dijadikan Trip Observasi baik oleh Diponegoro maupun sekolah lain maka kami mencoba melakukan survey yang kedua. Di survey kedua ini, kami mendapatkan desa yg rumah penduduknya masih memiliki air. Desa itu adalah Sumurugul.

    Di luar prediksi, 2 jam setelah kami datang tepatnya tanggal 8 Oktober 2019 sekitar pukul 14.00 turun hujan sangat deras. Menurut kepala desa, bpk Dani Hamdan Mubarok, minggu lalu masyatakat sudah melaksanakan sholat Istisqa, sholat minta hujan. Alhamdulillah, Allah menurunkan hujan bersamaan dengan kedatangan Trip Observasi SMP Diponegoro 1. Semoga kedatangan kami membawa berkah bagi masyarakat dan alam sekitar. Aamiin.

    Trip Observasi adalah kegiatan tinggal bersama penduduk. Siswa dibagi menjadi beberapa kelimpok yg terdiri dr 6 – 7 orang dan menempati satu rumah ditambah guru pendamping dan 1 kakak OSIS. Setiap keluarga memiliki jenis usaha yang berbeda. Tiap kelompok mengobservasi dan mewawancarai kegiatan orang tua asuh. Pengrajin tampah, pembuat kripik pisang, pembuat rengginang, pembuat manisan pala, pembuat gula aren, peternak sapi, berkebun tomat dan padi (sawah)

    Tiap kelompok makan makanan yg disipkan oleh orang tua asuh. Tetapi setelah makan mereka bergantian membersihkan piring dan peralatan makan. Mereka juga diberi kesempatan utk mempresentasikan hasil pengamatannya di depan teman2 dan guru2. Selain presentasi secara verbal mereka juga memperlihatkan karya seni dlm bentuk tulisan dan gambar hasil kreasi mereka yg memperlihatkan usaha orang tua asuh.

    Yang tidak kalah seru adalah kegiatan penjelajahan. Jarak jalan yang ditempuh sekitar 4 km mendaki dan menurun. Ada sekitar 5 pos yg harus dilalui. Setiap pos ada guru yg akan memberi tugas atau game kepada mereka. Pos yang terakhir yang paling seru adalah turun ke sawah. Ya mereka menanam padi. Meski kotor dan berlumpur tetapi anak2 kelihatan sangat suka dan menikmatinya.

    Yang juga patut di apresiasi adalah kegiatan pentas seni. Seharusnya kegiatan ini dilakukan di lapangan dan ada api unggun. Tetapi karena hujan, kegiatan pensi dilakukan di aula desa. Beragam seni ditampilkan oleh tiap kelompok. Sulap kartu, sulap dengan alat, drama, DJ, dance ada dalam acara ini. Kelihatannya mereka sangat mempersiapkan diri untuk acara ini. Seperti sulap dengan alat dan DJ, mereka membawa peralatannya khusus dr Jakarta.
    Di malam kedua, pensi lanjutan dilakukan di lapangan. Karena tidak ada hujan, maka kami bisa membakar api unggun. Selain pensi diumumkam pula peserta, kelompok, muazin, penceramah siswa, presentasi, pensi dan guru terbaik. Selamat kepada pemenang dan semua peserta TO. We proud of you

    Dalam acara TO ini kami juga mengadakan kegiatan bakti sosial yang disiapkan oleh orang tua kls 7 dan dikoordinir oleh WOTK. Baksos ini berupa 70 paket sembako yang dikhususkan kepada ibu2 jompo, karang taruna yang membantu dan orang tua asuh. Kami juga memberikan infaq sodaqoh untuk masjid Al Falah yg kami gunakan untuk sholat. Kami selalu melakukam sholat berjamaah di masjid ini. Khusus sholat Maghrib dilanjutkan dg dzikir, ceramah guru ceramah siswa dan dilanjutkan dengan sholat Isya. Bagiku, masjid ini cukup megah baik dilihat dr luar maupun dari dalam.

    Leave a comment

    This website uses cookies and asks your personal data to enhance your browsing experience.